Bicarakan Basket, yang Dulu Biasa hingga ”Meledak” Kini

26 Maret 2011


Sukses liga pelajar DBL dan liga profesional NBL Indonesia mendapat perhatian banyak pihak. Termasuk di antaranya Kick Andy, salah satu talk show terpopuler. Commissioner Azrul Ananda dan beberapa pemain NBL baru saja selesai taping, bakal tampil di Metro TV dalam waktu dekat.

Hujan badai yang melanda Jakarta, Rabu, 16 Maret lalu memang sempat mengganggu persiapan taping Kick Andy, di studio Metro TV di kawasan Kedoya. Namun, pada akhirnya the show continues. Dalam episode yang menampilkan tokoh-tokoh di balik pertunjukan besar Indonesia itu, hadir pula wakil basket Indonesia untuk diwawancarai oleh Andy F. Noya.

Azrul Ananda, commissioner Development Basketball League (DBL) dan National Basketball League (NBL) Indonesia, malam itu tampil sebagai bintang tamu penutup. Setelah Peter Gontha, promotor Java Jazz, dan Nano Riantiarno, pendiri Teater Koma.

Azrul tidak tampil sendirian. Dia ditemani tiga bintang NBL Indonesia. Rony Gunawan (Satria Muda Britama), Oki Wira Sanjaya (Dell Aspac), dan Wijaya Saputra (Nuvo CLS Knights) malam itu juga tampil di hadapan sekitar 500 penonton.

Kebanyakan penonton adalah mahasiswa perguruan tinggi yang datang dari berbagai penjuru Indonesia. Seperti Makassar, Mataram, Semarang, dan Surabaya. Rapper legendaris Indonesia, Iwa K, malam itu juga tampil membawakan lagu basketnya, Nombok Dong.

”Terus terang, bangga juga rasanya menjadi tamu di acara sepopuler Kick Andy. Apalagi, bicara soal basket, yang selama ini mungkin tidak banyak dibicarakan di acara mainstream. Jangankan di acara seperti Kick Andy, masuk berita televisi saja basket selama ini seakan tidak terlalu diprioritaskan,” aku Azrul.

Malam itu Azrul diwawancarai tentang kiprah mengembangkan DBL, hingga pada akhirnya mendirikan PT DBL Indonesia dan mengambil alih liga profesional Indonesia. Juga soal kerja sama yang dijalin bersama NBA, liga paling bergengsi di dunia.

Azrul mengaku semakin bangga tampil bersama tokoh-tokoh legendaris. ”Apa yang kami lakukan belum ada apa-apanya bila dibandingkan dengan Om Peter dan Pak Nano,” ucapnya.

Commissioner berusia 33 tahun itu mengaku sudah mendapat undangan tampil sejak pertengahan Februari lalu. Sayang, karena saat itu berada di luar Indonesia, baru sekarang dia bisa memenuhinya.

Para pemain NBL Indonesia pun mendapat sambutan hebat dari penonton di studio Metro TV. Begitu taping berakhir, mereka diserbu untuk dimintai foto dan tanda tangan.

”Saya sangat senang dan bangga bisa bertemu dengan banyak orang hebat di acara ini. Saya yakin banyak penonton yang tidak mengerti basket. Tetapi, mereka sangat antusias. Bahkan, mereka menyerbu kami untuk berfoto bersama,’’ kata Wijaya Saputra. ’’Acara ini jadi promosi hebat bagi basket nasional,’’ lanjutnya.

Produser Kick Andy Agus Pramono menyebut basket saat ini layak menjadi tema untuk ditampilkan. Namun, titik tolaknya bukan olahraganya, tetapi orang di balik even tersebut. ’’Bung Azrul kami anggap sosok yang bisa memajukan basket. Dari yang awalnya biasa-biasa saja, basket menjadi olahraga yang sangat besar. Tidak hanya di Jawa Timur, tetapi juga seluruh Indonesia,’’ ucap Agus.

Rencananya, episode Kick Andy yang menampilkan DBL dan NBL Indonesia ini ditayangkan Metro TV pada 15 April, lalu ditayangkan ulang pada 17 April.

Super SM Kampiun NBL Indonesia

15 Maret 2011


Luar biasa Satria Muda (SM) Britama Jakarta. Tadi malam (13/3), mereka berhasil menjadi kampiun National Basketball League (NBL) Indonesia 2010-2011. Dalam final di DBL Arena yang dijejali sekitar 5.500 penonton, mereka mengalahkan Nuvo CLS Knights dengan skor telak 67-50.

Kemenangan itu membuat SM tercatat dalam sejarah sebagai peraih gelar juara musim perdana NBL Indonesia.

Gelar tadi malam melengkapi sukses mereka menjadi juara preseason tournament pada Juli tahun lalu di Malang. Artinya, SM berhasil menyapu bersih semua gelar juara yang diperebutkan dalam musim perdana liga baru basket profesional tanah air itu.

Itu juga melanjutkan dominasi mereka dalam era liga sebelumnya, IBL. Sebagai catatan, pada era IBL mereka berhasil menjadi juara pada empat musim terakhir. Faisal Julis Achmad dkk sepertinya tidak pernah kenyang untuk merebut gelar juara.

”Kami, DBL Indonesia selaku pengelola NBL bersyukur musim perdana ini berakhir heboh, luar biasa,” kata Azrul Ananda, commissioner NBLseusai laga final.”Selamat buat SM yang kembali berhasil menjadi yang terbaik. Itu menunjukkan bahwa mereka tetap menjadi standar klub professional di tanah air, sebagaimana mereka merebut gelar best management,” lanjutnya. Sekitar 5.500 penonton yang memenuhi DBL Arena tidak hanya disuguhi aksi-aksi memukau pemain CLS dan SM. Sebelum pertandingan mereka disuguhi show yang sebelumnya tidak pernah ada dalam basket Indonesia.

Pembukaan NBL pada Oktober lalu sebenarnya sudah luar biasa. Saat itu, lapangan DBL Arena disulap menjadi layar raksasa. Disana ditembakkan tayangan wajah-wajah para starter CLS dan Pelita jaya (PJ) Esia Jakarta yang saat itu akan bermain.

Kini, show yang ditampilkan jauh luar biasa. Lapangan DBL Arena tetap dijadikan layar raksasa. Yang bikin tambah wah adalah tambahan drop screen yang tiba-tiba dibentangkan dari langit-langit DBL Arena.

Di layar yang ada di lapangan kemudian tergambar lapangan basket bergaris merah dan logo NBL Indonesia. Kemudian show dilanjutkan dengan tayangan pada empat layar raksasa yang dibentangkan dari langit-langit DBL Arena. Disana ditayangkan aksi-aksi tim-tim yang tampil di championship series. Mulai Stadium Jakarta, Dell Aspac Jakarta, maupun enam tim lain termasuk CLS dan SM.

Cukup? Belum! Setelah show di layar raksasa ada suguhan musik menghentak dari DJ Gloria. Show diakhiri dengan ledakan kembang api dari ring yang diikuti dengan hidupnya lampu DBL Arena tanda akan dimulainya pertandingan.

”Saya ucapkan terima kasih kepada semua staf DBL Indonesia yang telah bekerja sangat keras melebihi kerja orang normal. Sehingga membuat liga ini naik ke level yang baru. Ini juga akan menjadi pijakan untuk naik ke level yang lebih tinggi nantinya,” kata Azrul. ”Terima kasih juga untuk sepuluh tim peserta yang telah menampilkan yang terbaik sepanjang musim ini. Juga untuk para penggemar basket yang terus memberikan dukungan dan memberikan masukan,” tuturnya.

CLS memulai pertandingan dengan bagus. Nyaris tidak memiliki pengalaman final tidak membuat mereka keder. Melalui agresivitas Rachmad Febri Utomo dan Wijaya Saputra CLS langsung unggul 7-1.

SM kali pertama menyamakan kedudukan melalui tembakan dua angka Wellyanson Situmorang saat kuarter kedua tersisa enam menit. Namun, CLS langsung kembali unggul 20-19 melalui layup Agustinus Indrajaya. Setelah itu, tembakan dua angka Youbel Sondakh kembali membuat SM unggul.

Pada kuarter ketiga, SM semakin jauh meninggalkan CLS. Mereka sempat unggul 38-29. Saat pertandingan di bawah delapan menit, CLS semakin limbung. Selanjutnya, mereka tak terbendung untuk mengamankan gelar juara.

”Saya minta maaf kepada semua fans CLS karena kami gagal juara,” kata W. Amran, pelatih CLS. ”Anak-anak kurang siap mental menghadapi tekanan partai final seperti ini, jadinya mereka banyak melakukan kesalahan,” tandasnya.

“Luar biasa. Pastinya kemenangan ini tidak akan pernah membuat kami berhenti. Inilah SM,” kata pelatih SM Fictor ”Ito” Gideon Roring dengan penuh semangat.

Mantan Ketua Umum PB Perbasi Noviantika Nasution mengatakan bahwa final tahun ini sangat luarbiasa. “Alhamdulillah, impian pecinta basket Indonesia terwujud malam ini. Luar biasa final ini, membuat saya merinding,” pujinya.

Pujian yang sama terlontar dari Ketua PB Perbasi Anggito Abimanyu. ”Atmosfernya sangat luar biasa. Semoga untuk final-final ke depan akan tambah meriah. Kami akan mendorong perbolabasketan nasional untuk maju,” tuturnya.

Syarat & Ketentuan SELMA UB (Info)

13 Maret 2011



KETENTUAN KHUSUS

Bagi siswa pelamar SNMPTN Jalur Undangan yang memilih Program Studi yang ada di Universitas Brawijaya baik sebagai pilihan Universitas pertama maupun sebagai pilihan Universitas kedua (selanjutnya disebut sebagai PSB Akademik ), harus memahami dan mengikuti ketentuan khusus yang di tetapkan oleh Universitas Brawijaya sebagai berikut :


I PENDAHULUAN

Penjaringan Siswa Berprestasi (PSB) di Universitas Brawijaya dilakukan tanpa ujian tulis, bertujuan untuk menjaring calon mahasiswa yang mempunyai prestasi tinggi di bidang akademik yang disebabkan sesuatu hal, misalnya : karena proses belajar- mengajar di sekolah yang kurang baik, karena keaktifan siswa pada kegiatan ekstra kurikuler, atau karena keadaan ekonomi orang tua yang kurang mampu, sehingga siswa yang bersangkutan sulit bersaing melalui jalur SNMPTN atau jalur ujian tulis atau jalur penerimaan lainnya.


PERSYARATAN
  1. Siswa SMA atau MA atau SMK Pertanian, SMK Peternakan, SMK Perikanan (negeri/swasta) yang akan lulus pada tahun 2011.
  2. Mempunyai prestasi akademik tinggi yang ditunjukkan melalui serangkaian bukti prestasi : rapor kelas X semester 2 sampai kelas XII semester 1 mempunyai nilai kognitif rata-rata dan nilai kognitif terendah serta nilai kognitif mata pelajaran khusus sesuai dengan syarat jurusan yang di pilih(lihat tabel 1 dan tabel 2) dan tidak pernah tinggal kelas.
  3. Setiap peserta seleksi dapat memilih 3 (TIGA) program studi yang ada di Universitas Brawijaya, sesuai dengan jurusannya di SLTA (lihat tabel 1).

PELAKSANAAN PENDAFTARAN
  1. Siswa Pelamar sudah harus terdaftar di SNMPTN Jalur Undangan dan memilih Universitas Brawijaya ( dibuktikan dengan Kartu Tanda Peserta SNMPTN Jalur Undangan).
  2. Pendaftaran dilaksanakan mulai tanggal 1 Februari - 15 Maret 2011 (pukul 13:00) secara on-line melalui website Universitas Brawijaya : http://www.selma.ub.ac.id.
  3. Peserta PSB wajib mengisi formulir yang ada di web site dan mencetaknya serta melengkapi berkas pendaftaran dan mengirimkannya secara bersama-sama melalui Kepala Sekolah, kepada Panitia Seleksi PSB Universitas Brawijaya selambat-lambatnya tanggal 19 Maret 2011, cap pos.

KELENGKAPAN BERKAS YANG HARUS DIKIRIM

Kelengkapan yang wajib dipenuhi oleh setiap peserta seleksi harus sesuai dengan data yang dilampirkan, terdiri dari :

  1. Fotocopy Kartu Tanda Peserta SNMPTN Jalur Undangan (dicetak dari www.snmptn.ac.id
  2. Surat Pernyataan Pendaftaran PSB Akademik(dicetak dari selma.ub.ac.id .
  3. Lampiran berupa fotokopi rapor kelas X semester 2 sampai kelas XII semester 1 yang dilegalisir Kepala Sekolah.
  4. Sertifikat prestasi non-akademik atau keterangan lain yang diperlukan dan dilegalisir Kepala Sekolah atau oleh organisasi induk masing-masing.

KRITERIA PENILAIAN
Penilaian untuk Prestasi Akademik :

Penilaian untuk prestasi akademik ini dilakukan melalui 2 tahap, yakni :

  1. Penilaian terhadap mutu sekolah

    Penilaian terhadap mutu sekolah dimaksudkan untuk menentukan jumlah maksimal murid yang dapat diterima melalui PSB ini. Kriteria penilaian meliputi : rata-rata nilai (skor) SNMPTN tahun terakhir dan rata-rata nilai IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) yang diperoleh mahasiswa yang berasal dari sekolah tersebut selama studi di Universitas Brawijaya.

  2. Penilaian terhadap calon mahasiswa

    Penilaian terhadap calon mahasiswa meliputi : prestasi akademik (Rapor) dengan skor tertentu sesuai dengan masing-masing program studi yang dipilih.


  3. PENGUMUMAN HASIL SELEKSI
    1. Siswa pelamar yang diterima melalui PSB Akademik ini harus lulus Ujian Nasional
    2. Hasil Seleksi diumumkan pada tanggal 18 Mei 2011 secara nasional di snmptn.ac.id dan Universitas Brawijaya
    3. Hasil seleksi tidak dapat diganggu gugat.

    DAFTAR ULANG
    1. Bagi peserta yang diterima/lulus hasil seleksi, diwajibkan melakukan daftar ulang dengan melengkapi persyaratan administrasi pada tanggal 30 Mei 2011 dan atau 1 Juni 2011.
    2. Untuk biaya pendidikan silahkan lihat di laman lain pada website ini.

    LAIN – LAIN
    1. Segala perubahan ketentuan yang berkaitan dengan pelaksanaan PSB Akademik Tahun 2011 akan diinformasikan melalui laman www.selma.ub.ac.id
    2. Berkas pendaftaran harus dikirimkan secara kolektif oleh sekolah dan selambat-lambatnya tanggal 19 Maret 2011 cap pos sudah diterima Sekretariat Panitia PSB Universitas Brawijaya, yang beralamat pada :

    Kepala Bagian Akademik UB
    Jalan Veteran Malang 65145 (Gedung Rektorat Lantai II)
    Telepon (0341) 551611 dan 575777 Pesawat 117 dan 118 atau Langsung (0341) 575754
    Fax. (0341) 565420 dan 575813, E-mail: baak_at_ub.ac.id
    http://www.selma.ub.ac.id

SNMPTN tahun ini diperluas dengan jalur UNDANGAN

03 Februari 2011

JAKARTA—Ketua Umum Panitia Pelaksanana Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Herry Suhardiyanto menjelaskan, SNMPTN pada tahun ini diperluas melalui jalur undangan. Seleksi jalur undangan ini dilakukan oleh masing-masing kampus. Setiap peserta dapat memilih dua perguruan tinggi (PT) dan pada masing-masing PT dapat memilih tiga program studi.

"Panitia nasional hanya mengumpulkan data yang dientri seluruh kepala sekolah yang berminat dan memenuhi kriteria yaitu akreditasi B atau direkomendasikan oleh PTN tertentu," terang Herry dalam konferensi pers Launching SNMPTN 2011 di Gedung Kemdiknas, Jakarta, Rabu (12/1).

Herry melanjutkan, data yang masuk ke panitia nasional dikumpulkan untuk setiap PT lalu dikirimkan ke PT tersebut untuk ditentukan melalui mekanisme internal. "Yang tidak lulus dikembalikan (ke panitia nasional) lalu diproses pilihan kedua dan diseleksi dengan mekanisme yang sama oleh rektor masing-masing (PT)," katanya.

Disebutkan, jalur undangan ini ialah mekanismen seleksi nasional berdasarkan penjaringan prestasi akademik tanpa ujian tertulis/ketrampilan yang ditujukan kepada sekolah (SMA/SMK/MA/MAK). Jalur undangan ini tidak termasuk jalur penelusuran minat dan bakat. Peserta jalur undangan ini, lanjut Herry, berasal dari sekolah yang telah terdaftar pada sistem database SNMPTN tahun 2010 dan diprioritaskan memiliki akreditasi A dan B.

“Persyaratan siswa pelamar untuk jalur mahasiswa undangan ini adalah siswa yang juga memiliki prestasi akademik serendah-rndahnya berperingkat 25 persen terbaik di kelasnya secara konsisten. Selain itu, siswa yang memperoleh rekomendasi dari kepala sekolah,” jelasnya.

Lebih lanjut Herry menambahkan, kepala sekolah harus membaca dan memahami seluruh ketentuan dan prosedur SNMPTN jalur undangan yang termuat dalam web http://undangan.snmptn.ac.id, terutama yang berkaitan dengan persyaratan dan daya tampung program studi di masing-masing PTN.

“Kepala sekolah secara proaktif mendaftarkan profil sekolahnya melalui web tersebut untuk mengikuti SNMPTN jalur Undangan untuk mendapatkan username dan password serta jumlah siswa yang dapat diusulkan mengikuti SNMPTN jalur undangan,” papar Herry.

Herry menyampaikan, jadwal pelaksanaan SNMPTN 2011 melalui jalur undangan pendaftaran mulai 1 Februari-12 Maret 2011, pengumuman hasil 18 Mei 2011, dua hari setelah ujian nasional diumumkan. Sementara, jadwal pelaksanaan jalur tertulis direncanakan pada Selasa, 31 Mei 2011 meliputi tes potensi akademik dan tes bidang studi dasar dan Rabu, 1 Juni 2011 meliputi masing-masing tes bidang studi IPA dan IPS. Kemudian, jadwal ujian keterampilan dilaksanakan pada 3 dan 4 Juni 2011.

Untuk diketahui pula, daya tampung mahasiswa baru secara nasional melalui seleksi ini diperkirakan sebanyak 120 ribu. "Prestasi sudah disaring oleh kawan-kawan dari sekolah, nanti juga akan dicek kembali dengan nilai UN-nya. Untuk sistem undangan peminatnya sudah mulai banyak," jelasnya. (cha/jpnn)
**Sumber: Jawa Pos

FART

01 Januari 2011



Menang Overtime, Menuju Juara

31 Desember 2010


Ketangguhan mental luar biasa ditunjukkan tim putra Development Basketball League (DBL) Indonesia Selection 2010 di hari kedua Malaysia International High School Basketball Tournament kemarin (30/12). Sempat tertinggal 15 poin, Leonardho Ozzie dkk tidak pernah menyerah. Mereka akhirnya membalik keadaan, menang dramatis lewat babak overtime, 66- 61, atas Woodgrove Singapura.

Sebelum laga di Port Dickson Indoor Basketball Court kemarin, peserta dan penyelenggara sudah merasa bahwa duel putra DBL Selection versus Woodgrove merupakan ”final” di turnamen yang memakai sistem round robin tersebut.

Dua tim sama-sama menang telak pada hari pertama. Tim putra DBL Selection mengalahkan Malay College 94-46, sedangkan tim Woodgrove Singapura menang atas tim kuat Malaysia, Yuk Chai, 101-45.

Jadi, siapa pun yang menang di hari kedua, sangat mungkin tim itulah yang akan menjadi jawara di turnamen yang diselenggarakan oleh National Basketball League (NBL) Malaysia tersebut.

Hebohnya lagi, sebelum laga, dua pihak sudah merasa bahwa kekuatan bakal imbang. Tim DBL Selection memiliki barisan komplet dan atletis, namun baru bermain bersama belum sampai seminggu.

Di sisi lain, Woodgrove diperkuat pemain-pemain dengan usia rata-rata lebih tua setahun (Woodgrove 18 tahun, DBL 17) dan dibantu oleh pemain-pemain bintang dari SMA lain di Singapura. Untuk tinggi dan besar badan, Singapura juga sedikit unggul.

Di awal pertandingan, situasi membuat ”gelap” tim putra Indonesia. Anak-anak Singapura melejit jauh lebih dulu, 17-2, di kuarter pertama. Tetapi, bukan drop, tim putra DBL Selection menunjukkan ketabahan luar biasa.

Perlahan tapi pasti, DBL mengejar. Jan Misael Panagan, guard asal SMAN 9 Bandung, menjadi jenderal sukses. Dia mencetak 17 poin, delapan rebound, dan lima assist. Center asal SMKN 1 Samarinda, Gunawan, menambah kan 12 poin dan 15 rebound. Bagus Dimas Putra asal SMAN 2 Jember menyuntikkan energi ekstra dengan sumbangan sembilan poin dan sembilan rebound.

Pada kuarter ketiga, DBL Selection memimpin satu angka. Tetapi, Singapura kembali melejit dan mengakhiri kuarter itu dengan keunggulan empat angka.

Di kuarter penutup, laga makin ketat. Dengan hanya dua detik tersisa, skor imbang 53-53. Bola di tangan Singapura, tetapi gagal mencetak poin.

Baru di babak overtime, anakanak Indonesia mengambil alih pertandingan. Meski laga terus ketat, mereka meraih beberapa free throw penting yang mengaman kan skor akhir 66-61.

”Saya sampai tidak bisa bicara. Ini pertandingan paling keren sepanjang hidup saya. Melihat anak-anak main, saya lupa akan beban hidup. Tangan keluar keringat dingin dan bergetar,” kata William Handoko, asisten pelatih tim putra DBL Selection asal SMA Harapan Bangsa Tangerang. ”Kuncinya, anak-anak memang rajin rebound. Ketika beberapa pemain tampil di bawah form, para pengganti mampu memberikan permainan terbaik,” lanjutnya.

Commissioner DBL Azrul Ananda pun sempat degdegan luar biasa. Pada detik-detik akhir kuarter keempat, dia keluar stadion karena tidak sanggup melihat pertandingan. ”Anak-anak lebih dari luar biasa. Kita bisa menunjukkan, mental anak Indonesia luar biasa. Tertinggal begitu jauh, tapi masih mampu sabar mengejar. Ini bukti, kalau tim dibentuk lewat kompetisi, hasilnya istimewa,” ucapnya.

Anak-anak DBL Selection pun merasakan pentingnya kemenangan tersebut. ”Ini layaknya hi dup mati. Pertarungan paling mendebarkan dan paling bersejarah dalam hidup saya. Semoga pada pertandingan terakhir, kami tetap bisa menang. Kami tidak boleh meremehkan siapa pun,” kata Rizky Novan Sinarta, asal SMAN 7 Denpasar.

Sementara itu, pelatih Singapura meng ucapkan selamat kepada tim DBL Selection. ”Tim (Indonesia) mampu bangkit. Kami sebetulnya bisa memenangkan game ini. Tetapi, ternyata anak-anak kami kalah mental. Kami menyesal kehilangan game ini, tapi saya tetap bangga pada perjuangan anak-anak kami,” ujar Steven Ang, head coach Woodgrove.

Hari ini turnamen di Port Dickson itu berakhir. Tim putra maupun putri DBL Selection akan menghadapi Yuk Chai Malaysia. Kalau menang dua-duanya, DBL Selection menyapu semua gelar, membawa pulang dua trofi juara ke Indonesia.

Tundukkan Seri Puteri Cyberjaya Malaysia 78-41


Bila tim putra sport jantung, tim putri DBL Selection 2010 terus melenggang di Malaysia International High School Basketball Tournament. Bila pada hari pertama mengalahkan Woodgrove Singapura 85-23, kemarin (30/12) Sarah Dephiola dkk menundukkan Seri Puteri Cyberjaya Malaysia, 78-41.

Laga sempat ketat di awal. Seri Puteri yang diperkuat seleksi pemain nasional Malaysia Doris Kimberly, sempat membuat serangkan DBL Selection macet di kuarter pertama. Kuarter itu berakhir dengan skor rendah, 13-6, untuk DBL Selection.

Baru kemudian tim putri DBL menemukan ”jalan”. Zalrina Hariana Aziz, asal SMAN 9 Bandung, menjalankan tugas dengan baik mematikan segala gerakan Kimber ly. Poin demi poin pun lebih mu dah didapat, dan akhirnya me raih kemenangan telak.

Yuni Anggraeni dari SMA Tri Tunggal Semarang kembali menjadi mesin poin utama. Di laga pertama mencetak 31 poin dan 18 rebound, kemarin dia menyumbang 28 poin dan 19 rebound. ”Kami memang lambat panas. Untung bisa diantisipasi. Semoga ini tidak terjadi lagi,” kata Yuni.

Coach manager DBL Selection, Andrew Lim, mengaku bersyukur timnya bisa memecah kebuntuan di awal. “Satu hal yang kami tahu bisa dipastikan: Anak-anak pasti akan fight,” tandasnya.

Di laga terakhir melawan Yuk Chai hari ini (31/12), kunci sukses tim putri DBL Selection disebut mengalahkan diri sendiri. “Target kami sekarang juara. Semoga bisa tampil baik,” ucap Sarah Dephiola.

Yuk Chai sendiri tak boleh diremehkan. Tim putri ini juara 11 ka li berturut-turut di Distrik Petaling Jaya, Selangor. Itu adalah distrik basket terkuat di seluruh Malaysia. Mereka juga punya Kee Xue Bing, pemain terbaik di kejuaraan nasional basket junior Malaysia 2010. Juga ada Chen Fon Rong, mesin poin utama Yuk Chai di turnamen ini.