Menang 30 detik terakhir

04 Oktober 2010


PERTANDINGAN basket antar pelajar Honda Development Basketball League Junior (DBL Jr) 2010 mempertemukan antar tim dari grub B kemarin (3/10). Yakni, SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik dan SMP Stanislaus 2. Dua tim itu tampil optimal, namun anak-anak Hoopster (julukan SMP Muhammadiyah 12 GKB) mampu mengambil start cantik.

Sang pelatih, Raditya Dianpermana, menerapkan permainan cepat pada pemainnya. Poin demi poin diraih Rosikh Najiyullah dkk. Variasi serangan lewat drive maupun shooting dua angka membuat mereka unggul 10-4 di pertengahan babak pertama.

Tertinggal jauh dari Hoopster tak membuat Standu (julukan SMP Stanislaus 2) adem ayem. Lewat instruksi dari tactician Aries Kurniawan, Standu bermain lebih tenang sehingga tak banyak peluang yang terbuang. ”Tadi teman-teman telat panas, termasuk aku. Akhirnya kami sadar harus meminimalkan kesalahan-kesalahan kecil,” ujar kapten Standu Brillian Benico Setiawan. ”Sehingga, kami sukses melakukan finishing, baik under ring maupun shooting dua angka,” lanjut Benicio.

Setelah jeda turun minum, pertandingan semakin seru. Dua tim sama-sama bermain ngotot. Guard sekaligus kapten tim Hoopster Rosikh Janiyullah berkali-kali melakukan lay up unik ke ring Standu. Kedudukan pun berpihak pada Hoopster dengan unggul setengah bola, 23-22, pada satu menit terakhir.

Bencana bagi Hoopster berawal saat adanya serangan balik dari Standu. Serangan yang digalang Benicio tersebut mampu membuat Hoopster kalang kabut. Akibatnya, pemain nomor punggung 13 dari Standu, Michael Antoni Romarito, mampu lepas dari kawalan dan melesakkan lay up. Standu terus mendulang poin hingga mereka unggul 28-23 pada 30 detik terakhir.

Raditya, coach Hoopster, mengubah strategi dengan memperbanyak shooting. Strategi tersebut pun berhasil. Tembakan tiga angka dari Ihkam Mahardika, guard Hoopster, mempersempit selisih jadi 26-28. Sisa waktu 15 detik terakhir tak mampu dimanfaatkan anak-anak Hoopster. Skor akhir tetap 26-28 untuk Standu.

”Permainan anak-anak tidak seperti biasanya. Mereka terlihat masih grogi ketika menghadapi lawan. Ke depan saya ingin memperbaiki mental bermain mereka agar bisa lebih on fire lagi. Kekuatan lawan berikutnya, Spensix, sudah saya kantongi. Tinggal meracik strategi saja,” jelas Aries, coach Standu.

Sementara itu, laga pelit poin tersaji pada pertandingan keenam. Yakni, antara tim putri SMPN 3 Surabaya melawan SMP YPPI II Surabaya. Spega, julukan SMPN 3 Surabaya, tampil lebih ngotot daripada YPPI II. Mereka akhirnya bisa menyudahi perlawanan SMP YPPI II dengan skor 10-4.

YPPI 2 unggul fisik


Tim putra SMP YPPI II Surabaya memulai laga dalam Honda DBL Jr 2010 kemarin (3/10) dengan manis. Mereka memenangi pertandingan atas SMP Santa Agnes Surabaya dengan skor 27-21. Bermain dengan tempo cepat sejak tip-off, YPPI II melakukan penetrasi ke area pertahanan Stag (julukan Santa Agnes).

Beberapa pola serangan yang dibangun anak-anak YPPI II mampu merepotkan para pemain Stag. Hasilnya, ketika pertengahan babak pertama, YPPI II unggul 4-1 lewat tembakan Bintang Jupiter dan Widyanta Putra Teja.

Sadar timnya mulai tertinggal, pelatih Stag Benny Imawan langsung mengubah strategi. Dia menginstruksi para pemainnya melakukan pressure ke lawan. Membuahkan hasil, Stag berulang-ulang mencetak poin lewat drive dan passing menawan dari playmaker andalannya, Johan Kurniawan. Babak pertama berakhir dengan skor 7-3.
Memasuki babak kedua, Stag tetap memimpin dengan perolehan angka 19-14. Melihat permainan timnya mulai menurun, pelatih YPPI II Endro Rosani menginstruksi anak didiknya bermain lebih tenang. Selain itu, mereka menambah porsi pressure pada Stag.

Selanjutnya, YPPI II bisa bermain lepas. Mereka terus mengacaukan defense dari Stag. Lay up tiga kali berturut-turut dari sang forward Calvin Sebastian Chandra sekaligus menutup pertandingan dengan keunggulan tiga bola untuk YPPI II. Skor berakhir 27-21.

”Pertandingan tadi banyak pressure -nya. Stag sering melakukan perlawanan yang sengit. Untung, anak-anak memiliki fisik yang lebih kuat sehingga mereka bisa terus menjaga konsentrasi hingga akhir pertandingan,” ungkap Albertus Nanga, guru pendamping SMP YPPI 2 Surabaya.

Sewa GOR, latihan hingga pukul 8 malam


Untuk meraih prestasi maksimal, berbagai faktor nonteknis dipersiapkan peserta Honda DBL Jr 2010. Salah satunya adalah beradaptasi dengan kondisi lapangan pertandingan, DBL Arena.

Semakin nyaman dengan lapangan pertandingan, bisa jadi semakin besar pula kesempatan untuk menang. Buktinya, dua sekolah yang bertanding di Honda DBL Jr 2010 rela melakukan berbagai upaya demi terbiasa bertanding dalam lapangan indoor . Dua sekolah tersebut adalah SMP Stella Maris Surabaya dan SMPN 1 Wonoayu, Sidoarjo.

"Materi pemain kami sebagian diperkuat oleh para rookie . Mereka belum punya banyak pengalaman bermain di lapangan yang memakai cahaya lampu seperti DBL Arena. Supaya tidak shock dengan kondisi itu, saya mengajak mereka latihan malam," terang Agus Suryadi, pelatih Stelma, julukan SMP Stella Maris Surabaya.

Agus menyatakan, berlatih saat malam merupakan pengalaman baru bagi anak didiknya. Sebab, mereka biasanya latihan ketika pagi atau sore. Karena itu, beberapa kendala menghampiri tim tersebut ketika latihan malam.

Salah satunya adalah izin dari orang tua. Untuk menyiasatinya, Agus melakukan pendekatan kepada orang tua peserta. "Saya yakinkan kepada para orang tua bahwa ini demi permainan mereka. Saya menjamin, latihan berakhir maksimal pukul delapan malam" lanjutnya.

Tak jarang, untuk mendapatkan kepercayaan dari orang tua, Agus mengantarkan pulang anak didiknya setelah latihan. Dengan begitu, mereka yakin melepaskan anaknya untuk dilatih Agus. Hasilnya, tim putra Stelma kemarin (3/10) menang melawan SMP Margie Surabaya dengan skor 38-19.

Cara yang berbeda dilakukan tim basket SMPN 1 Wonoayu. Mereka memilih menyewa GOR di kawasan Krian untuk latihan. Langkah tersebut mereka tempuh setelah mengevaluasi kegagalan tim putri SMPN 1 Wonoayu pada Honda DBL Junior tahun lalu.

Gathering DBL Jr. di DBL Arena

27 September 2010


HARI ini diselenggarakan Gathering Honda DBL Junior 2010 di Atrium DBL Arena Surabaya. Yang menjadi peserta adalah para guru pendamping dan perwakilan OSIS tim peserta Honda DBL Junior 2010. Acara yang dimulai pukul 15.30 itu akan diisi beragam hal menarik.

Di gathering tersebut, panitia akan menjelaskan tentang beberapa paket promo menarik untuk Honda DBL Junior 2010. Selain itu, acara tersebut diharapkan bisa memperkuat koordinasi antara pihak penyelenggara dan sekolah.

”Panitia telah menyiapkan berbagai door prize menarik dalam gathering tersebut. Karena itu, kami mengharap kan tiap sekolah mengirim perwakilannya ke acara tersebut,” kata Donny Rahardian, events and basketball operation manager DBL Indonesia. (nay/c7/kkn)

Ayo Bayar Zakat - It's time to give zakat

03 September 2010

Repro Gathering #1 Surabaya

01 September 2010


REPRO GATHERING #1 Surabaya.

Akhirnya, Repro Gathering #1 Surabaya digelar!

Yap, pertama kali di Surabaya, dan bakal nge-datengin 50 Repro Volume #1 di Surabaya. Gak kebayang kayak gimana suasananya, ketemu sama temen-temen Repro dari Sekolah lain di Surabaya, yang baru aja didistribusiin Provoke! #1 edisi Surabaya. Tunggu ya foto-foto acaranya, dan buat kamu Para Repro Surabaya, bersiap-siaplah untuk mendapatkan berbagai keseruan menjadi seorang Repro!

Untuk kamu di Surabaya nanti bisa berkenalan dengan Agent Provocateur Surabaya, Fanya (Operational Manager), Sipenk (Distribution Manager) dan Felkiza (Writer/Reporter).

Provoke Ed.42 (May '10) : Apapun yang terjadi, gratis tetaplah pasti